Unit AC dapat mengalami berbagai masalah yang menyebabkan kerusakan. Maka itu, penting untuk memahami penyebab kompresor AC rusak dan menerapkan solusi yang tepat untuk menjaga kinerja AC tetap optimal.
Kompresor merupakan komponen inti dalam sistem pendingin AC yang berfungsi memompa dan mensirkulasikan refrigeran agar proses pendinginan berjalan optimal. Jika kompresor bermasalah, kinerja AC secara keseluruhan akan terganggu, mulai dari udara yang tidak dingin, konsumsi listrik yang meningkat, hingga risiko kerusakan permanen pada unit.
Mengapa Kompresor AC Perlu Dijaga?
Menurut U.S. Environmental Protection Agency (EPA), gangguan pada sistem pendingin dan pengelolaan refrigeran dapat menyebabkan penurunan efisiensi energi dan mempercepat kegagalan kompresor AC. Oleh karena itu, menjaga kondisi kompresor sejak dini penting untuk efisiensi energi dan memperpanjang umur pakai AC. Berikut ini penyebab kompresor AC rusak dan solusi mengatasinya!
1. Masalah Pendingin
Kegagalan kompresor sering disebabkan oleh kadar refrigerant atau pendingin yang tidak tepat, baik terlalu sedikit maupun terlalu banyak. Kadar pendingin yang rendah dapat mengakibatkan kurangnya pelumasan dan overheating, sementara kadar yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan dan menyebabkan kerusakan.
Untuk mencegah masalah ini, sebaiknya kamu rutin memeriksa dan menjaga tingkat refrigerant sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Solusi: Pastikan tingkat pendingin dalam AC sudah benar, melalui pemeliharaan rutin oleh teknisi yang berkualifikasi. Temukan dan perbaiki kebocoran segera untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
2. Pelumasan yang Buruk
Pelumasan yang tidak memadai memungkinkan terjadinya gesekan dalam kompresor sehingga menyebabkan keausan. Ini dapat disebabkan oleh kurangnya pelumas atau penggunaan jenis yang salah.
Solusi: Periksa dan ganti pelumas secara teratur sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Pastikan jenis dan jumlah pelumas yang benar digunakan.
3. Masalah Listrik
Masalah listrik, seperti kabel yang rusak, dapat mengganggu pasokan daya ke kompresor. Ini dapat menyebabkan overheating dan kerusakan pada AC.
Solusi: Periksa secara teratur komponen listrik unit AC, termasuk kabel dan koneksi. Tangani masalah segera untuk menghindari kegagalan kompresor yang terkait dengan listrik.
4. Kontaminan dalam Sistem
Partikel atau kontaminan asing dalam pendingin dapat merusak kompresor dengan menyebabkan sumbatan atau keausan abrasif.
Solusi: Pasang sistem penyaringan yang tepat dan lakukan pemeliharaan rutin untuk memastikan sistem refrigeran bersih dan bebas kontaminan.
5. Overheating
Kompresor rentan terhadap overheating, yang dapat terjadi karena faktor seperti kipas yang tidak berfungsi, kondensor yang tersumbat, atau tingkat pendingin yang tidak sesuai.
Solusi: Jaga bersih kondensor, pastikan aliran udara yang baik di sekitar unit, dan perbaiki segera masalah dengan kipas atau komponen pendinginan lainnya.
6. Usia dan Keausan
Seiring bertambahnya usia, keausan menjadi tidak terhindarkan. Penggunaan terus-menerus dan paparan berbagai faktor lingkungan menyumbang pada kerusakan alami kompresor dari waktu ke waktu.
Solusi: Periksa dan nilai kondisi kompresor secara teratur. Pertimbangkan penggantian jika unit mendekati batas usia harapannya.
7. Ukuran AC yang Salah
Pemasangan AC yang tidak sesuai ukuran dapat mengakibatkan siklus yang terlalu sering, memberikan tekanan berlebih pada kompresor, dan mengurangi masa pakainya.
Solusi: Untuk mengatasi masalah ini, pastikan bahwa unit AC yang kamu pilih sesuai dengan ukuran ruangan yang akan didinginkan. Sebaiknya, berkonsultasilah dengan ahli untuk menentukan dimensi yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
8. Pemasangan yang Tidak Pas
Pemasangan AC yang salah dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk tingkat pendinginan yang tidak memadai, pelumasan yang buruk, dan koneksi listrik yang terganggu.
Solusi: Sewa teknisi bersertifikat untuk pemasangan yang tepat, mengikuti panduan pabrikan dan standar industri.
9. Fluktuasi Tegangan
Fluktuasi tegangan dan lonjakan listrik dapat berdampak buruk pada kompresor AC, sehingga menyebabkan kegagalan prematur.
Solusi: Pasang stabilisator tegangan atau alat pelindung lonjakan untuk melindungi unit AC dari ketidakberesan listrik.
Untuk memastikan kompresor AC tetap awet dan bekerja optimal, perawatan profesional adalah langkah paling aman. Gunakan layanan servis AC dari bTaskee, dengan tasker berpengalaman yang siap menangani AC kamu secara menyeluruh. Pesan langsung lewat aplikasi atau konsultasi via WhatsApp, AC terawat tanpa ribet.











